Perubahan Strategi, FIRST STAGE PRODUCTION Tutup Operasional Domestik Jepang per Juni 2026
News

Perubahan Strategi, FIRST STAGE PRODUCTION Tutup Operasional Domestik Jepang per Juni 2026

Staff IDN7 Mei 20262 menit baca199

v39y9a967myc2dxs4mqc9dm4btexwsqt.jpeg

Industri virtual YouTuber kembali mengalami pergeseran besar. Agensi "FIRST STAGE PRODUCTION" yang berada di bawah naungan REALITY Studios, secara resmi mengumumkan akan mengakhiri proyek domestiknya di Jepang pada tanggal 30 Juni 2026 mendatang.

Nasib 16 Talenta Domestik

Melalui pengumuman resmi tertanggal 5 Mei 2026, pihak manajemen menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan hasil diskusi empat mata dengan setiap anggota untuk menghormati keinginan mereka melangkah ke "tahap berikutnya". Penutupan ini mengakibatkan nasib 16 talenta yang aktif saat ini terbagi ke dalam tiga jalur utama:

Transfer ke REALITY Studios: Lima talenta (Yuyu Yuhi, Mochitsuki Nurupo, Tsukiogami Ren, Akemi Akane, dan Nirimu Snowmelt) akan tetap melanjutkan aktivitas individu di bawah manajemen REALITY Studios.

Transfer ke Agensi Lain: Enam talenta lainnya akan melanjutkan aktivitas di bawah manajemen baru.

Lulus (Graduation): Tujuh talenta lainnya (termasuk Mofuchu Taisa, Hoshikage Tetra, dan Kurosaki Taiga) memutuskan untuk mengakhiri aktivitas mereka secara bertahap mulai 17 Mei hingga puncaknya pada 31 Agustus 2026.

Cabang Internasional Tetap Beroperasi

Di tengah kabar penutupan operasional domestik, pihak agensi memberikan kepastian bahwa proyek bahasa Inggris mereka, FIRST STAGE PRODUCTION EN, tidak terdampak dan akan tetap melanjutkan aktivitas operasional serta kontennya seperti biasa.

Layanan Pasca-Penutupan

Terkait administrasi, penjualan merchandise dan suara digital (voice packs) akan terus dilanjutkan hingga stok habis atau sampai hari kelulusan masing-masing talenta. Situs web resmi dan kanal YouTube agensi juga direncanakan akan ditutup secara permanen setelah periode transisi tertentu berakhir. Manajemen menghimbau penggemar untuk tetap memberikan dukungan hangat dan tidak melakukan pertanyaan langsung yang bersifat pribadi kepada para talenta selama masa transisi ini berlangsung.

199