Sebuah agensi VTuber asal Jepang, Limiless!, tengah menjadi sorotan setelah mengambil keputusan kontroversial dengan memecat dua talenta mereka, yaitu Kanade Ruka dan BakuBaku. Keputusan ini diambil setelah keduanya diketahui menjalin hubungan romantis di dalam lingkungan kerja, yang dianggap melanggar aturan perusahaan terkait larangan hubungan antar talenta. Dalam pernyataan resminya, agensi tersebut menyebut bahwa tindakan ini berpotensi merusak kepercayaan penggemar, sehingga kontrak keduanya diputus dan akun mereka ditarik per 30 April 2026.

Langkah ini memicu perdebatan luas mengenai budaya industri VTuber dan idol, yang kerap menuntut citra “ideal” dari para talentanya. Banyak pihak menilai bahwa aturan semacam ini terlalu mengontrol kehidupan pribadi, mengingat di balik avatar anime yang penuh warna, para VTuber tetaplah manusia nyata dengan emosi dan hubungan personal. Kritik pun mengarah pada bagaimana perusahaan lebih memilih menghancurkan karier dua individu sekaligus daripada memberikan ruang toleransi terhadap hubungan yang sebenarnya tidak selalu berdampak pada profesionalitas kerja.
Di sisi lain, sebagian netizen melihat kasus ini dari sudut pandang berbeda. Ada yang berpendapat bahwa larangan hubungan dalam satu perusahaan bukanlah hal baru dan memang diterapkan di berbagai industri karena berpotensi menimbulkan konflik internal. Namun, banyak pula yang menilai bahwa sanksi pemecatan terasa berlebihan, terutama jika hubungan tersebut tidak mengganggu kinerja. Perdebatan ini pada akhirnya menyoroti dilema klasik antara menjaga citra profesional dan menghormati kehidupan pribadi pekerja di industri hiburan digital yang semakin berkembang.


